Mari wujudkan impian kita

Ada hal yang ingin saya bagi.

Tak ada niat lain selain memberi.

Apalagi ada maksud melemahkan hati.

hey, sekarang, boleh saya memulai?

. Baca lebih lanjut

Iklan

Welcome me to STAN Jakarta :)

Hola.

Puji syukur kehadirat ALLAH SWT, yang telah memberi daku berjuta-juta nikmat selama hidup, Puji syukur kehadirat-Nya, yang memberi daku raga dan rohani yang sehat untuk terus beriman kepada-Nya. alhamdulillah.

Jadiii, setelah lama daku gak ngeblog, banyak hal yang terjadi. dan yak! alhamdulillah sekali lagi, semuanya berbau ketek kebahagian, penuh suka cita. 😀

Satu diantara nikmat-nikmat itu adalah; lulusnya daku di STAN (Sekolah Tinggi Administrasi Akuntansi Negara), D III perpajakan. CIHUUUYY! senangnyooooooo! ALHAMDULILLAH! Terimakasih ayah-bunda! Terimakasih sahabat! Terimakasih untuk semuanya! *hidung kempas kempis*

Baca lebih lanjut

Teringat tentangmu.

Teringat tentangmu, tentang wajahku
Dalam dekapan hangat, kita melaju
Kau berkata : kamu cinta pertamaku..

Dan aku tersenyum puas; aku tidak akan melupakan itu

Teringat tentang hujan, tentang kita
Dalam air menerpa, kita bersama
Kau memegang dadamu dengan tanganku : sayang, hanya kamu disini yang ada
Dan aku tersenyum simpul; aku tidak akan lupa, bagaimana caramu mengungkapkannya

Teringat tentang terang, tentang mendung
Dalam keduanya, kita saling bersandar dan bergantung
Kau memberiku semangat : kamu bisa, aku akan selalu mendukung
Dan aku terperanjat; aku tahu karena ada kamu, aku beruntung

Teringat tentang cobaan, tentang jurang ini
Dalam usaha melewati, kita saling mengobati
Kau memberikan sebuah kecupan kening : i love you
Dan aku merangkum dalam diam, aku juga cinta kamu, sampai mati

Baca lebih lanjut

Softball dan aku (2)

Hola!

Seperti yang pernah saya katakan guys, smada sebagai klub yang didominasi pemain SMA diantara klub klub lain—yang berisikan pemain senior yang sudah ahli dibidang softball—memberanikan  diri untuk mengikuti open turnamen softball yang diselenggarakan di lapangan softball karebosi link makassar.

Sekilas sih seperti;

“ah, smada ini cuman klub peramai saja”

“palingan entar kalah, yakin deh kalahnya pasti banyak”

“pemain smada cakep-cakep ya? apalagi no. 8.”

tapi eit, jangan salah! syalalalaa..

Baca lebih lanjut

Softball dan aku (1)

Pernah main softball? itu loh, sejenis makanan bungkusan yang siap saji sekali siram. Bumbunya sudah lengkap dengan bawang, tinggal didiamin selama 5 menit, lalu siap dilempar. *eh? #jayus.

penampakan Well, well, well. Softball adalah olahraga yang paling kugemari di antara beberapa olahraga kegemaranku, senang rasanya mengenakan perlengkapan tempur softball yang keren-keren itu; topi, seragam dengan tulisan melintang bertuliskan nama klub, celana botol seperti karet, sepatu bergerigi, dan bergaya dengan kacamata hitam. Kalau pegang senjata udah mirip James Bond-lah. Sekali shot, tiga dua mangga berjatuhan, kalau beruntung wanita juga bisa klepek-klepek. *ngelumas rambut pakai minyak*

Dulunya sih suka bola, biasa anak muda, ikut main di aspal depan rumah, kalau perlu lapangan penuh duri putri malu pun diembat, asal bersama, asal hati-hati. Hingga suatu waktu, kakiku harus beristirahat sangaaaaat lama. Jempolnya mengalami kesalahan teknis, gak bisa digerakkan, sakit, dan mengundang pilu tiada tara. halah.

Baca lebih lanjut

Dari penulis, untuk penulis : inspirasi dan motivasi! (3)

“Waktu adalah uang” – NN

Begitu yang para usahawan katakan untuk terus membuat mereka bekerja. Apakah bekerja itu untuk memenuhi kebutuhan primer, sekunder, atau bahkan tersier. Satu hal yang pasti, bahwa—appaun  alasannya, dan apapun tujuannya—dengan  bekerja, usahawan tetap menjadi usahawan, mereka tetap mempertahankan cahaya mereka; Mereka eksis.

GM 204 07.010Lalu bagaimana dengan penulis? Saya rasa tidaklah jauh berbeda, penulis juga berjalan bersama waktu, mereka juga membutuhkan uang, tapi jika anda bertanya ke semua penulis profesional bahkan pemula sekali pun, saya yakin kebanyakan dari mereka akan mengatakan bahwa uang bukanlah tujuan utama; mereka menulis untuk menulis. Mereka menikmatinya, mereka tenggelam bersamanya; maka mungkin banyak yang setuju kalau slogan “Waktu adalah menulis” adalah tepat.

Sesuai janji saya—menyambung postingan kedua mengenai inti sari berupa quote singkat yang saya petik dari buku Chicken Soup for the Writer’s Soul—maka dengan rendah hati saya menyediakannya untuk siapapun yang sedang menempelkan bokongnya untuk membaca postingan ini; siapapun yang berkeinginan untuk menjadi penulis yang hebat. Sesuai kata-kata orang bijak *padahal cuman ngarang*; Kalau mau belajar merendah, belajarlah dari padi, tapi jika ingin belajar untuk menjadi tinggi, belajarlah dari langit—yang lebih tinggi darimu. 😀

Baca lebih lanjut

Hanya Sungai Kecil

200810221033331 Suatu ketika, dari langit turunlah sebuah suara yang keras dan tegas, tak seorangpun tahu sumbernya dari mana, satu yang pasti ialah dia suara itu tertuju kepada sekumpulan orang-orang yang mencari arti dari sebuah cinta di dunia;

“Pergilah ke sungai! Apa yang kalian cari ada disana, kalian akan melihat pasangan kalian!”

Maka berbondong-bondonglah mereka yang mendengar itu beranjak ke sungai, sesampai disana, mereka mencari apa yang mereka cari, mereka melihat dan menelusuri tiap tepi dari sungai, tapi yang mereka dapati tidak lain tidak bukan hanyalah refleksi dari mereka sendiri yang memantul di permukaan sungai, bukan orang lain yang rupawan yang sesuai dengan harapan mereka, bukan sesuatu yang mereka impikan.

Ditengah kebingungan dan kemarahan para manusia-manusia itu, suara itu tiba-tiba datang lagi:

Kenapa heran? itulah pasangan kalian, apa yang kalian lakukan, apa yang kalian kerjakan, itulah mereka. Jangan salahkan pasangan kalian, karena itu hanya sebuah sungai kecil yang memantulkan sikap kalian. Jika ingin menyalahkan, salahkanlah diri kalian, ubahlah diri kalian.

Baca lebih lanjut