Entah kenapa, entah apa..


Hi semua..

Dengan maksud tidak mengurangi frekuensi menulis, daku mau cerita deh dikit tentang kisah hidup yang hampir sempat tidak terjamah publik ini. Where, here they are.

what’s on august??

daku tosan ma bokap yang nongol setengah badan karena lagi mandi saat daku tahu lulus STAN. Beliau sepertinya terharu, daku bisa lihat persis matanya merah. well, daku sempat pikir kenapa beliau gak nongol satu badan aja, kan bisa pelukan. Hahahha

liga softball antar klub se makassar yang daku ikuti, ceritanya udah daku posting sebelumnya.

CLBK ke orang yang sama selama hampir 2 tahun terakhir. hey my girl, i love you..

what’s on september??

Peristiwa melankolis yang menyertai pelepasan daku di bandara.

Bokap: asal daku lihat selalu senyum, tapi terlihat getir dan  penuh khawatir, mungkin beliau lagi menghitung kemungkinan tingkat bertahan hidup daku di negeri orang, beliau tahu banget daku gak bisa masak, gak bisa nyuci dengan efektif dan efisien, dan selalu teledor, paling teledor malah di antara semua anak-anaknya. daku sendiri aja ragu bisa bertahan hidup apa enggak.

2 adek cowok : selalu berkerut, si yayat sibuk memperhatikan kerumunan orang, dan si madan ngikut. raut wajah keduanya kelihatan seperti nahan e’ek selama 1 abad. well, mereka juga mungkin sibuk menghitung benda benda pribadi daku yang bakal mereka nikmatin. oh iye, madan dan yayat bagaikan tom and jerry, heran hari itu mereka rukun, karena daku mau pergi kali ye? so sweet banged..

Nuzul. sempat cengar cengir asal daku temanin ngomong, dan akhirnya, at the very last moment, dia minta daku peluk, buset dah dipelukan daku dia nangis sejadi-jadinya. daku merasa seperti pengen dilepas ke daerah peperangan. kemungkinan hidup dan kembali lagi sangat minim.

Maulida. adek daku yang paling lucu, walaupun yang paling kecil dia tegar banget. daku cuman minta disayang ma dia, seperti biasanya kami bermain, kecupan pipi berakhir dengan pemaksaan agar dia cium ketekku. :))

Pacar. Wanita cantik yang dengannya 2 tahunku serasa indah, sudah pasti yang paling terpukul saat saat itu. Sebulan sebelum hari H keberangkatanku, kami telah banyak membentuk kenangan baru dan komitmen baru. Di pikirannya, jarak mungkin bakal buat daku selingkuh, tapi daku heran, kok daku hancur gini punya kemungkinan selingkuh? Kemungkinan dilirik cewek aja kagak pasti.

Di bandara, detik-detik terakhir ketika semua teman dan keluarga telah kusalami, dia tetap tegar melihatku, tanpa kata, tanpa pelukan terakhir, dan tanpa kecupan perpisahan. Dari wajahnya yang kecil, dan manis, kudapati hanya sebaris senyuman tipis, dan tentunya setetes air mata yang setengah mati telah ditahan. melihat itu, aku tahu wanita ini sangat mencintaiku, aku tahu aku mencintai orang yang tepat.

Ketika akhirnya daku di ruang tunggu keberangkatan, sms dari pacar datang:

“Ifah mau seperti nuzul, yang bisa peluk tu sepuasnya tanpa malu di depan orang-orang”

dan entah kenapa, entah apa, seorang pria dewasa calon perantau yang merasa tegar itu, berkaca-kaca.

Meski sms itu daku balas dengan kata-kata motivasi dan harapan tentang pulangnya daku, semua orang di dunia ini tahu bahwa perpisahan dengan orang_orang yang kau cintai, dalam tiap detiknya, selalu berhasil membuat siapa saja merasa terpukul, membuat siapa saja terhempas ke dalam setumpuk kenangan yang memenuhi dada, sesak, hampa, dan sudah pasti; sendu.

What’s on october?

Kelas 1T Perpajakan STAN. daku dengan bangga menjadi bagian dari kelas ini. sampai postingan ini dibuat, daku masih tidak menyangka telah menjadi bagian dari kampus Ali Wardhana STAN jakarta. It’s like dream comes true, something i used to talk and dream about, now i am in it. it’s just, wow! alhamdulillah.. 🙂

Kostan Niaga. meski menghuni kamar 13, daku sejauh ini masih adem ayem. Walau jalanan depan yang sudah pasti selalu becek gak ada ojek yang selalu bikin mewek, daku bersyukur masih bisa tidur dan berlindung dari teriknya matahari, berkumpul dan bersosialisasi dengan penghuni lain dari berbagai daerah dengan berbagai bahasa. Satu hal yang mengecewakan dari nomor kamarku ini, kok daku belum ketemu ma dedemit ya? hihih. *carimasalah*

Well, that’s it.

Semoga dengan postingan ini daku terlepas dari label blogger durhaka. Semoga ini adalah awal bagi keaktifanku untuk menulis (lagi). dan terakhir, semoga kalian para fansku, tidak kecewa. 

Sampai jumpa di postingan berikutnya kawans. see yaa.. 🙂

Iklan

3 thoughts on “Entah kenapa, entah apa..

  1. ga labil kok.
    mungkin karena gaya bahasanya anak muda banget, bukan berarti isinya labil. justru ada bagian yang nyentuh tau..
    hahaha 🙂

    nicely written , kid.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s