Tekad


/1/

Dalam sejuk dan jatuhan butiran embun subuh

Dibawah kepakan burung terbang berbaris

Berpijak dengan dua kaki berselimut sendal kumuh

Aku tahu, aku berada diatas jalan cinta magis..

Milikmu…

/2/

Tersadar oleh rayuan suara ayam berkokok

Berlindung dibawah gemuruh langit yang tak pernah tenang berawan

Terpandu menangkap gambaran nyata oleh mata melongok

Aku tahu, aku harus bejuang dalam mencapai indahnya kehidupan..

Bersamamu…

/3/

Dan lahirlah setitik tekad

Dalam jiwa putih bergermuruh hebat

Dalam kesederhanaan bercabang lebat

Dalam cinta yang tak akan berkarat

Dalam diriku, kedalam dirimu yang terpusat

/4/

Dan lahirlah setitik tekad

Dari sebuah cerminan cinta yang kuat

Dari sebuah ambisi keras yang mencuat

Dari sebuah harapan besar yang meluap

Dari kamu, ke aku.. yang hobi nekat

/5/

Dan lahirlah setitik tekad

Untuk sebutir buah kehidupan yang manis

Untuk sebutir curah kasih yang telah terlukis

Untuk sebutir teh pelajaran yang kau tiris

Untuk kamu, dari aku.. sang kaka manis

/6/

Tekad ini berwujud semua yang pantas

Dilakukan dengan kerja keras

Dilandasi dengan niat ikhlas

Untuk Masa depan dan masa cerah yang tak boleh kandas

Tanpa ada satu niat yang malas

/7/

Mohon doanya. Mohon dukungannya..

Agar jalan ini dilapangkan oleh Tuhan yang Maha Esa

Untuk mencapai ambisi dan cita cita

Dalam koridor dan jalan yang diridhoi olehNya

Dalam kasih dan cinta

untuk saling medukung sampai akhir, bersama-sama

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s