Teringat tentangmu.

Teringat tentangmu, tentang wajahku
Dalam dekapan hangat, kita melaju
Kau berkata : kamu cinta pertamaku..

Dan aku tersenyum puas; aku tidak akan melupakan itu

Teringat tentang hujan, tentang kita
Dalam air menerpa, kita bersama
Kau memegang dadamu dengan tanganku : sayang, hanya kamu disini yang ada
Dan aku tersenyum simpul; aku tidak akan lupa, bagaimana caramu mengungkapkannya

Teringat tentang terang, tentang mendung
Dalam keduanya, kita saling bersandar dan bergantung
Kau memberiku semangat : kamu bisa, aku akan selalu mendukung
Dan aku terperanjat; aku tahu karena ada kamu, aku beruntung

Teringat tentang cobaan, tentang jurang ini
Dalam usaha melewati, kita saling mengobati
Kau memberikan sebuah kecupan kening : i love you
Dan aku merangkum dalam diam, aku juga cinta kamu, sampai mati

Namun tersadar aku segera, terkapar dalam realita
Sedari sore hingga malam ini, aku hanya melihat semuanya semu semata
Ketika dia yang lain, ketika kita tidak lagi bersama, saling bercengkarama
Dan aku bisu, sejuta tentangmu, dalam perih; Aku tahu ini nyata

Adakah kau tahu? Mengapa tidak menyapa?
Ketika kenapa tidak lagi menggoda?
Dan apa masih berbentuk sebongkah nafas dalam rongga dada?
Karena aku tahu semuanya, kau juga menikmatinya

Kini aku sadari, sedari dulu
Semua tentangmu, hanya akan berakar memburuku
Menjelma menjadi sebuah pohon yang akan selalu menyita oksigen itu untukku
Membunuhku pelan, menyiksaku dengan cara lama, dan kau tahu

Namun tersadar aku segera, terkapar dalam realita
Tentangmu, hanya sebatas tentang aku dan cerita kita
Sebatas senyum simpul wajah dulu kita yang merona
Sebatas tali kusut untuk di berai dan dilupa

kan?

Ditulis dalam dingin AC yang terasa panas. Dalam tanda tanya yang berubah menjadi bogem untuk kecoa santai yang sedari tadi berlenggak lenggok disamping laptopku sementara saya lagi ngetik. *PLAK!

5 Tanggapan sejauh ini »

  1. 1

    Meidhy Aja berkata,

    menjadi yang PERTAMAX…
    ini puisi atau ungkapan hati yang terdalam ni mas?…
    xixixixixi…

    http://Meidhyandarestablogme.wordpress.com

    • 2

      Rahmatullah berkata,

      hhehe. gak tahu juga ini, dude!
      maaf lama gak bw.

  2. 3

    Athifah Dahsamar berkata,

    khem..

    • 4

      Rahmatullah berkata,

      ih geje! ;p

  3. 5

    windflowers berkata,

    teringat tentang segala hal…akankah semua berakhir indah…

    pa kabar, sahabat…? :)


RSS Komentar · URI Lacak Balik

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.