Sesuatu yang mengilhami adalah hal yang kita butuhkan setiap saat, tidak terkecuali untuk seorang penulis, mereka hidup didalam dunia mereka dengan banyak ilham, dan tidak sampai disitu, mereka membaginya kepada orang lain, membagi kepada orang-orang yang sedang menghadapi situasi sulit di planet biru ini dengan berbagai bentuk, di mana mereka bisa berbagi dan kembali dibagi baik dengan sebuah bentuk cerita pendek atau novel fiksi atau artikel atau puisi atau hanya sebuah quote singkat : sebuah inspirasi untuk menulis dan terus menulis.
Beberapa hari ini saya sedang menikmati waktuku untuk membaca salah satu buku yang mengagumkan : Chicken Soup For the Writer’s Soul, sebuah buku yang berisi tulisan orang-orang besar mengenai cerita nyata mereka dalam dunia kepenulisan, bagaimana mereka memulai dan terus untuk menulis, bagaimana mereka menghadapi tantangan, ketakutan, penolakan, hingga pilihan sulit, dan ribuan masalah yang pada umumnya di alami oleh penulis pemula maupun penulis profesional sekalipun. Satu hal yang pasti sama dalam diri mereka, bakat menulis mereka bermula dari sebuah Mimpi!
Dalam postingan kali ini, saya tidak akan menceritakan kisah para Penulis besar itu secara rinci, saya hanya akan melampirkan quote kecil dari setiap cerita, yang menurutku cukup untuk memberikan garis besar tentang perjuangan mereka ; permulaan menulis, perjuangan untuk tetap menulis, dan inspirasi yang diberikan untuk mereka dari orang-orang disekitar mereka, yang secara langsung atau tidak langsung mengilhami, hingga akhirnya mereka bisa memberi kita sebuah pesan singkat sederhana yang diperoleh dari perjuangan yang rumit. Applause buat mereka!
“Aku akan menjadi seorang penulis walau harus mati!”
Alex Haley : penulis yang dulunya miskin yang telah menjadi orang besar, karya terkenalnya : The Roots
Menulis adalah tempat perlindunganku. Aku tidak bersembunyi di balik kata-katanya; aku menggunakan kata-kata itu untuk menggali dalam hatiku untuk menemukan kebenaran. Selain itu, menulis tampaknya merupakan satu-satunya cara agar aku bisa benar-benar mengendalikan sebuah situasi atau setidaknya mencoba memahaminya. Kurasa aku bisa mengatakan, sejujurnya, bahwa menulis juga menawariku semacam kesabaran yang tidak kumiliki dalam sehari-hariku. Menulis membuatku berhenti menulis, membuatku mencatat. Menulis memberiku semacam perlindungan yang tidak bisa kuperolah dalam kehidupanku yang tergesa-gesa dan penuh dengan kegiatan.
Menulis telah mengajariku untuk tidak bersikap menghakimi
Aku hanya ingin memberikan perhatian kepada detail kehidupan sehari-hari. Aku ingin menjadi orang yang lebih baik. Aku ingin lebih sering merasa baik. Aku ingin tahu kapan aku tidak baik, mengapa tidak baik. Menulis memberiku hal ini.
Kata-kata telah memberiku rasa memiliki dan rasa aman. Menulis adalah satu-satunya tempat aku bisa menjadi diriku sendiri dan tidak merasa dihakimi. Dan aku senang berada di sana.
Terry McMillan
Kamu bisa gagal dua puluh kali dan tetap sukses besar
Ed Wynn
Ada satu hal yang dimiliki semua penulis sukses : tabah menghadapi penolakan
Seperti semua jiwa kreatif, penulis lama-kelamaan tahu bahwa meski mungkin gagal, mereka bukan orang gagal. Mereka belajar dari kesalahan mereka, dan mereka terus berusaha. Ketika tampaknya mereka telah membentur dinding batu, mereka menemukan cara untuk bergerak maju. Meski seandainya hal itu membuat mereka mengambil jalan yang sangat berbeda.
Kegagalan adalah peluang terselubung
Jika kau gagal, penyebabnya karena kau mencoba. Jika kau berhasil, penyebabnya karena kau menggunakan sebuah peluang. Peluangku datang dalam bentuk terselubung.
Larry Wilde
Hari ini adalah waktu yang sempurna untuk bermimpi
Christine Clifford : penulis wanita yang menjadi penulis setelah terkena kanker payudara! awesome!
Aku terpesona pada kemurnian sederhana kata-kata yang bisa membangkitkan kesan kuat dengan sedikit tenaga
Sesamar apapun jadinya peristiwa itu nantinya dalam ingatanku, tindakan menulis yang sederhana akan membuatnya tersimpan aman dalam bentuk asli, selamanya.
Kate M. Brausen : penulis wanita yang lahir bersama kakinya yang tidak tumbuh sewaktu kecil. menulis membantunya berdiri, dan itu bagian yang terbaik di ceritanya!
Lebih banyak orang mempunyai bakat daripada disiplin. Itu sebabnya disiplin dibayar lebih tinggi.
Mike Price
Karierku berawal dengan sebuah mimpi. Aku ingin membuat orang-orang tertawa.
Cara termurah, dan biasanya tercepat, untuk meraih hasrat apa pun adalah dengan membayar harganya secara penuh. Jalani prosesnya!
Impian membutuhkan usaha. Impian mempunyai kekuatan yang sangat besar, tapi hanya ketika diperkuat oleh penilitian, pembelajaran, dan usaha.
Gene Perret : penulis komedi yang belajar komedi dari penulis lain dan penulis lain itu mengaguminya tulisannya. keren!
Kuminta kalian jangan salah paham; Uang itu menyenangkan. Aku menyukainya. Dan kenyataan yang hebat adalah, sejak berhenti memujanya, aku menghasilkan lebih banyak uang daripada sebelumnya. Tapi uang bagiku merupakan produk sampingan yang menyenangkan dari menulis; uang bukan alasanku untuk menulis.
Tujuannya adalah membeli kebebasan untuk menulis apa yang kusukai
Berjuang, menangis, dan gigihlah menulis. Dan jangan lupa mencintainya, bahkan ketika tulisan kalian mulai menghasilkan
Gregory Poirier : penulis miskin yang dulunya bekerja sambilan sebagai sopir taksi, lalu kaya dan mempunyai rumah dan segala hal yang dia impikan, namun pada akhirnya dia jual mereka, demi sebuah alasan; kebebasan untuk menulis! ttssaaaahhh!
Sekarang aku berumur delapan puluh empat. Aku telah menghabiskan tak terhitung banyakanya waktu yang luar biasa dengan bermimpi, mengarang, membuat alur cerita, lalu membelanjakan cek yang dikirimkan oleh editorku. Menulis telah menjadi hobiku, panggilanku, gizi bagi jiwaku.
Terima kasih, Ayah, dimanapun kau berada..
Cookie Potter : seorang penulis yang sempat di motivasi oleh ayahnya sebelum ia terpisah karena perceraian orang tuanya. hiks..
Rasa takut ditolak lebih buruk daripada penolakan itu sendiri
Aku butuh waktu lama pulih dari guncangan itu. Ketakutanku pada penolakan telah kubayar dengan mahal. Aku kehilangan sedikitnya lima ratus dolar dan peluang bagi artikelku untuk muncul di sebuah majalah besar—bukti bahwa aku bisa menjadi penulis profesional. Yang lebih penting, rasa takut membuatku kehilangan bertahun-tahun hidup yang kunikmati sebagai penulis produktif. Sekarang aku merayakan tahun keenamku sebagai penulis lepas full-time dan telah menjual lebih dari seratus artikel. Ketika mengenang pengalaman itu, aku menadapat satu pelajaran yang sangat penting; Jangan sampai kau meragukan dirimu sendiri. Kau akan rugi!
Nora Profit : ini yang paling konyol menurutku, ceritanya lucu, dia sempat membuang surat balasan dari majalah ternama yang hanya ingin dia menambah sedikit kutipan pada tulisannya sebelum diterbitkan, karena dia tidak membaca. Dia baru mendapatkan surat yang dia buang itu 5 tahun kemudian hingga dia baca-baca baik. Ternyata… hahahhah. Wajar kalau dia bilang “Kau akan rugi!”
*berpikir untuk menjulurkan telunjuk yang meliuk liuk dari atas ke bawah untuk Nora Profit, hihihi*
Aku harus memastikan bahwa kata-kata di dalam diriku mempunyai suara yang bisa kubagi. Aku akan menulis. dan pada malam kematianku, anak-anakku akan mengetahuiku. Mereka akan mengetahui bahwa aku mencintai mereka dan alasannya. Mereka akan mengetahui aspek hidup yang ku cintai, dan bahwa aku seorang penulis.
Maka saat itu akan menjadi sebuah malam yang sempurna untuk mati.
Dierdre W. Honnold : penulis yang menjadi besar dari mimpi ibunya, mimpi yang ibunya selalu utarakan kepada dirinya ketika masih kecil, namun sampai mati, ibunya tidak pernah menulis, sebaliknya, Dierdre W. Honnold lah yang menulis, dan dia menjadi profesionalis dengan 9 penghargaan, kontrak asing, ratusan artikel dan dua novel. mantabs!
Jangan lupa olahraga! Tulisan yang segar diperoleh dari tubuh yang sehat. *mengedipkan satu mata sambil tersenyum genit*
Muh. Rahmatullah Barkat : yang punya blog juga boleh berquote donk yaa! hahahahha *kaaabuuurrrr
Demikian buat part 1, so, which one is the most inspiring for you guys? yang bagian terakhir?! ouh tentu, itu kan yang empunya blog! kerenkan? hahahhah *di sambit durian!
Selamat menulis semuanya
Salam KERA!
|
Related Post : … …………………………………………………………… ………………….. |
More at : Kepenulisan |





rizna berkata,
26 Juni 2010 @ 3:05 pm
I am pretty much with Alex Haley:
“Aku hanya ingin memberikan perhatian kepada detail kehidupan sehari-hari. Aku ingin menjadi orang yang lebih baik. Aku ingin lebih sering merasa baik. Aku ingin tahu kapan aku tidak baik, mengapa tidak baik. Menulis memberiku hal ini.
Kata-kata telah memberiku rasa memiliki dan rasa aman. Menulis adalah satu-satunya tempat aku bisa menjadi diriku sendiri dan tidak merasa dihakimi. Dan aku senang berada di sana.”
Menurut aku sih, written words are louder than said.
I have to admit; I am better in writing non-fiction.
I am surrounded by beautiful people. I’ve been to some exciting places. My life has already had its own story which is too bad not to share. Sekarang lagi ngumpulin materi dan baca ulang journal sewaktu di Amrik. Semoga suatu hari bisa nulis buku. Semoga bisa menginspirasi orang banyak yg cenderung takut berpikir out-of the-box.
Thank you for sharing this, Ratu !
give peace a try
http://aintstoryteller.blogspot.com/
Rahmatullah berkata,
26 Juni 2010 @ 3:38 pm
eh, salah baca ko na! hahaha..
itu quote punyanya si Terry McMillan
betul na, sya juga merasakan hal yang sama. Entahlah hanya sya yang rasakan atau gimana, kalau habis nulis, ada-ada aja perasaan yang enak. Gak bisa didapatkan dengan melakukan hal-hal lain, bedalah.
Saya dukung 100% usahamu, keren juga impiannya!
saya tunggu..
rizna berkata,
26 Juni 2010 @ 4:22 pm
haha…
okay. ralat deh. i am pretty much with Terry McMillan.
Rahmatullah berkata,
26 Juni 2010 @ 6:05 pm
ralat di tolak!
*cari masalah
tamtam691 berkata,
26 Juni 2010 @ 3:38 pm
kalo ane paling suka ma yang ini :
“Kamu bisa gagal dua puluh kali dan tetap sukses besar”
Ed Wynn
oia, ntu yg ko kasi tau ka ceritanya Nora Profit toh..
)
MANTAP DAH!!
Rahmatullah berkata,
26 Juni 2010 @ 4:21 pm
tunggu part 2 nya nah. masih lumayan tebal loh. hahah
Meidhy Aja berkata,
26 Juni 2010 @ 4:13 pm
nice blog,,saya suka bgt,,
kreatif sekali..
http://Meidhyandarestablogme.wordpress.com
Rahmatullah berkata,
26 Juni 2010 @ 5:38 pm
Makasih, blog anda juga keren, saya sering berkunjung demi membacanya
gabby berkata,
27 Juni 2010 @ 10:38 pm
Kate M. Brausen — nyentil. hahahahha.
emang disiplin itu paling penting. huhuh.
btw, well done, kiddo
Rahmatullah berkata,
27 Juni 2010 @ 10:58 pm
aduh satu lagi yg salah kutip.
kk gab, itu qoutenya si Mike Price.
hehehe
makasih sudah bertandang, kupikir kita dak bakal balas2mi lagi chatku di fb
Dari penulis, untuk penulis : inspirasi dan motivasi! (2) « Rahmatullah Barkat's berkata,
1 Juli 2010 @ 3:39 am
[...] kali ini adalah lanjutan dari postingan pertama yang memaparkan seputar quote singkat dari buku Chicken Soup For the Writer’s Soul, yang [...]