Ada hal yang ingin saya bagi.
Tak ada niat lain selain memberi.
Apalagi ada maksud melemahkan hati.
hey, sekarang, boleh saya memulai?
.
Ada hal yang ingin saya bagi.
Tak ada niat lain selain memberi.
Apalagi ada maksud melemahkan hati.
hey, sekarang, boleh saya memulai?
.
Hi semua.
Hi blogku.
Hi diriku sendiri.
Adakah di pikiran kalian pernah terlintas mengapa sekarang blog ini terlantar? ada? gak ada ya? –,-a
gak papa deh, yang jelas daku sering.. hihihi..
waluapun demikian guys, toh daku gak pernah bisa nemu alasan tepat.. kenapa hayo? gak tahu donk *eh?!*. kan udah keliatan, dengkul dakukan lebih sering bekerja daripada kepala.
eniweiii..
dengan maksud tidak mengurangi antusias fans dan para kolega saya di hollywood sono. daku mau cerita deh dikit tentang kisah hidup yang hampir sempat tidak terjamah publik ini. *kibasrambut* *digepkakpakaikolorbekas*
so here they are..
Hola.
Puji syukur kehadirat ALLAH SWT, yang telah memberi daku berjuta-juta nikmat selama hidup, Puji syukur kehadirat-Nya, yang memberi daku raga dan rohani yang sehat untuk terus beriman kepada-Nya. alhamdulillah.
Jadiii, setelah lama daku gak ngeblog, banyak hal yang terjadi. dan yak! alhamdulillah sekali lagi, semuanya berbau ketek kebahagian, penuh suka cita.
Satu diantara nikmat-nikmat itu adalah; lulusnya daku di STAN (Sekolah Tinggi Administrasi Akuntansi Negara), D III perpajakan. CIHUUUYY! senangnyooooooo! ALHAMDULILLAH! Terimakasih ayah-bunda! Terimakasih sahabat! Terimakasih untuk semuanya! *hidung kempas kempis*
Teringat tentangmu, tentang wajahku
Dalam dekapan hangat, kita melaju
Kau berkata : kamu cinta pertamaku..
Dan aku tersenyum puas; aku tidak akan melupakan itu
Teringat tentang hujan, tentang kita
Dalam air menerpa, kita bersama
Kau memegang dadamu dengan tanganku : sayang, hanya kamu disini yang ada
Dan aku tersenyum simpul; aku tidak akan lupa, bagaimana caramu mengungkapkannya
Teringat tentang terang, tentang mendung
Dalam keduanya, kita saling bersandar dan bergantung
Kau memberiku semangat : kamu bisa, aku akan selalu mendukung
Dan aku terperanjat; aku tahu karena ada kamu, aku beruntung
Teringat tentang cobaan, tentang jurang ini
Dalam usaha melewati, kita saling mengobati
Kau memberikan sebuah kecupan kening : i love you
Dan aku merangkum dalam diam, aku juga cinta kamu, sampai mati
Hola!
Seperti yang pernah saya katakan guys, smada sebagai klub yang didominasi pemain SMA diantara klub klub lain—yang berisikan pemain senior yang sudah ahli dibidang softball—memberanikan diri untuk mengikuti open turnamen softball yang diselenggarakan di lapangan softball karebosi link makassar.
Sekilas sih seperti;
“ah, smada ini cuman klub peramai saja”
“palingan entar kalah, yakin deh kalahnya pasti banyak”
“pemain smada cakep-cakep ya? apalagi no. 8.”
tapi eit, jangan salah! syalalalaa..
Pernah main softball? itu loh, sejenis makanan bungkusan yang siap saji sekali siram. Bumbunya sudah lengkap dengan bawang, tinggal didiamin selama 5 menit, lalu siap dilempar. *eh? #jayus.
Well, well, well. Softball adalah olahraga yang paling kugemari di antara beberapa olahraga kegemaranku, senang rasanya mengenakan perlengkapan tempur softball yang keren-keren itu; topi, seragam dengan tulisan melintang bertuliskan nama klub, celana botol seperti karet, sepatu bergerigi, dan bergaya dengan kacamata hitam. Kalau pegang senjata udah mirip James Bond-lah. Sekali shot, tiga dua mangga berjatuhan, kalau beruntung wanita juga bisa klepek-klepek. *ngelumas rambut pakai minyak*
Dulunya sih suka bola, biasa anak muda, ikut main di aspal depan rumah, kalau perlu lapangan penuh duri putri malu pun diembat, asal bersama, asal hati-hati. Hingga suatu waktu, kakiku harus beristirahat sangaaaaat lama. Jempolnya mengalami kesalahan teknis, gak bisa digerakkan, sakit, dan mengundang pilu tiada tara. halah.
Bissmillahirrohmanirrohim.
Jika anda telah menyempatkan waktu anda membaca postingan ini, insya ALLAH anda termasuk yang diberikan hidayah.
Apabila Allah memberi hidayah kepada seseorang melalui upayamu, itu lebih baik bagimu daripada apa yang dijangkau matahari sejak terbit sampai terbenam. (HR. Bukhari dan Muslim)
Suatu ketika, dari langit turunlah sebuah suara yang keras dan tegas, tak seorangpun tahu sumbernya dari mana, satu yang pasti ialah dia suara itu tertuju kepada sekumpulan orang-orang yang mencari arti dari sebuah cinta di dunia;
“Pergilah ke sungai! Apa yang kalian cari ada disana, kalian akan melihat pasangan kalian!”
Maka berbondong-bondonglah mereka yang mendengar itu beranjak ke sungai, sesampai disana, mereka mencari apa yang mereka cari, mereka melihat dan menelusuri tiap tepi dari sungai, tapi yang mereka dapati tidak lain tidak bukan hanyalah refleksi dari mereka sendiri yang memantul di permukaan sungai, bukan orang lain yang rupawan yang sesuai dengan harapan mereka, bukan sesuatu yang mereka impikan.
Ditengah kebingungan dan kemarahan para manusia-manusia itu, suara itu tiba-tiba datang lagi:
Kenapa heran? itulah pasangan kalian, apa yang kalian lakukan, apa yang kalian kerjakan, itulah mereka. Jangan salahkan pasangan kalian, karena itu hanya sebuah sungai kecil yang memantulkan sikap kalian. Jika ingin menyalahkan, salahkanlah diri kalian, ubahlah diri kalian.